kualitas makanan
SUNWAY
Other
Asam L-Malat merupakan kristal asikular tidak berwarna, atau bubuk kristal putih, tidak berbau, dengan rasa asam yang menyengat dan menyegarkan.
Asam L-malat, ditemukan dalam daging buah hawthorn, apel, dan anggur yang belum matang. Asam ini juga dapat dibuat dari asam fumarat melalui fermentasi biologis. Asam ini merupakan produk antara yang penting dalam sirkulasi internal tubuh manusia dan mudah diserap oleh tubuh manusia, sehingga banyak digunakan dalam makanan sebagai bahan tambahan pangan dan pangan fungsional dengan kinerja yang sangat baik.
Asam L-malat merupakan komponen penting dalam jus buah alami. Dibandingkan dengan asam sitrat, asam ini memiliki tingkat keasaman yang tinggi (keasamannya 20% lebih kuat daripada asam sitrat), rasa yang lembut (memiliki indeks penyangga yang tinggi), rasa yang istimewa, tidak merusak mulut dan gigi, mendukung penyerapan asam amino dalam metabolisme, tidak menumpuk lemak, dan merupakan generasi baru agen perasa asam makanan. Dikenal sebagai 'asam makanan paling ideal' oleh kalangan biologi dan nutrisi, asam ini telah menggantikan asam sitrat dalam makanan untuk lansia dan anak-anak sejak tahun 2013.
Asam L-malat adalah asam organik esensial bagi tubuh manusia dan merupakan bahan tambahan makanan ideal dengan kalori rendah. Ketika 50% asam L-malat dicampur dengan 20% asam sitrat, akan menghasilkan rasa buah alami yang kuat.
Minuman (berbagai minuman dingin): Minuman ringan yang dibuat dengan asam L-malat untuk menghilangkan dahaga dan menyegarkan, dengan rasa asam malat yang mendekati jus alami. Beberapa perusahaan makanan besar Tiongkok, seperti Wahaha Group dan Jianlibao Group, telah mulai menggunakan asam L-malat dalam minuman mereka.
Asam L-malat adalah zat antara siklik dari asam trikarboksilat biologis. Rasanya mirip dengan sari buah dan rasa alami. Dibandingkan dengan asam sitrat, asam L-malat menghasilkan panas yang lebih rendah dan rasanya lebih enak. Oleh karena itu, asam L-malat banyak digunakan dalam alkohol, minuman, selai, permen karet, dan makanan lainnya, serta secara bertahap menggantikan asam sitrat. Saat ini, asam L-malat merupakan salah satu asam organik dengan jumlah terbesar dan prospek pengembangan yang baik dalam industri pangan dunia.
Asam L-Malat merupakan kristal asikular tidak berwarna, atau bubuk kristal putih, tidak berbau, dengan rasa asam yang menyengat dan menyegarkan.
Asam L-malat, ditemukan dalam daging buah hawthorn, apel, dan anggur yang belum matang. Asam ini juga dapat dibuat dari asam fumarat melalui fermentasi biologis. Asam ini merupakan produk antara yang penting dalam sirkulasi internal tubuh manusia dan mudah diserap oleh tubuh manusia, sehingga banyak digunakan dalam makanan sebagai bahan tambahan pangan dan pangan fungsional dengan kinerja yang sangat baik.
Asam L-malat merupakan komponen penting dalam jus buah alami. Dibandingkan dengan asam sitrat, asam ini memiliki tingkat keasaman yang tinggi (keasamannya 20% lebih kuat daripada asam sitrat), rasa yang lembut (memiliki indeks penyangga yang tinggi), rasa yang istimewa, tidak merusak mulut dan gigi, mendukung penyerapan asam amino dalam metabolisme, tidak menumpuk lemak, dan merupakan generasi baru agen perasa asam makanan. Dikenal sebagai 'asam makanan paling ideal' oleh kalangan biologi dan nutrisi, asam ini telah menggantikan asam sitrat dalam makanan untuk lansia dan anak-anak sejak tahun 2013.
Asam L-malat adalah asam organik esensial bagi tubuh manusia dan merupakan bahan tambahan makanan ideal dengan kalori rendah. Ketika 50% asam L-malat dicampur dengan 20% asam sitrat, akan menghasilkan rasa buah alami yang kuat.
Minuman (berbagai minuman dingin): Minuman ringan yang dibuat dengan asam L-malat untuk menghilangkan dahaga dan menyegarkan, dengan rasa asam malat yang mendekati jus alami. Beberapa perusahaan makanan besar Tiongkok, seperti Wahaha Group dan Jianlibao Group, telah mulai menggunakan asam L-malat dalam minuman mereka.
Asam L-malat adalah zat antara siklik dari asam trikarboksilat biologis. Rasanya mirip dengan sari buah dan rasa alami. Dibandingkan dengan asam sitrat, asam L-malat menghasilkan panas yang lebih rendah dan rasanya lebih enak. Oleh karena itu, asam L-malat banyak digunakan dalam alkohol, minuman, selai, permen karet, dan makanan lainnya, serta secara bertahap menggantikan asam sitrat. Saat ini, asam L-malat merupakan salah satu asam organik dengan jumlah terbesar dan prospek pengembangan yang baik dalam industri pangan dunia.